Sehat Praktis Food Combining

Food Combining (FC) cukup populer di kalangan masyarakat pencinta hidup sehat. Salah satu alasanku mempraktekkan FC selain kesehatan, adalah karena kepraktisannya tanpa harus sengsara karena kelaparan.  Sebetulnya konsep FC juga tidak terlalu susah.
Yang diincar oleh pelaku FC adalah kondisi homeostasis, yaitu pH netral dalam tubuh, yang membuat kondisi prima secara psikologis, fisiologis dan anatomis. Dan itu erat hubungannya dengan apa yang masuk ke badan kita.

Unsur makanan yang ada dirangkum sbb:
1. Pati alias segala yang identik dengan karbohidrat
2. Protein sebagai pembentuk sel-sel tubuh
3. Sayuran unsur makanan pembentuk basa
4. Buah sama dengan sayuran memberikan sifat basa.
Waktu makan dalam FC memakai Circadian Rhythm, yang dibagi menjadi :
04.00-12.00  Waktu Pembersihan
12.00-20.00  Waktu Cerna
20.00-04.00  Waktu Penyerapan

Menurut penelitian, perut dalam kondisi kosong adalah saat terbaik untuk memakan buah. Berdasarkan ritme diatas waktu yang pas adalah pagi hari.

Jadi ada sebuah ritual pagi hari, sebelum memulai semuanya, yaitu meminum Jeniper (Jeruk Nipis Peras).

Kemudian lanjut sarapan buah-buahan segar dimulai dari pukul 06.00-11.00 yaitu pada waktu pembersihan. Buahnya murni, lho, ya, tidak dicampur sari dengan sayur atau gula.

Pada jam-jam berikutnya, bisa memakan perpaduan unsur makanan sebagai berikut :
  • Protein Hewani/Nabati  +   Sayuran (yang tidak tinggi nilai patinya)
  • Pati  +   Sayuran

Biasanya menu yang ada Pati ada di malam hari pukul delapan. Supaya tidur kita nyenyak, mungkin.

Cara memadukan makanan, misal dalam satu piring ada tiga bagian, jadi : sepertiga pati, sepertiga sayuran segar, sepertiga lagi menu pelengkap (bukan protein hewani).

Food_Combining_Chart
Ingat.  Yang tidak boleh dipadu, a big no, adalah Protein Hewani + Pati.  Kemudian padu padan buah dengan unsur lain, juga tidak direkomendasikan. Karena sifat buah yang lebih bagus dimakan dalam waktu mandiri, yaitu saat kondisi perut kosong seperti diatas tadi.
pecel
Contoh menu :
Jam 5 pagi minum Jeniper, kemudian jam 7 sarapan menu buah potong atau jus buah, jam 9 makan kudapan pagi berupa buah potong rujak, jam 12 siang makan ayam, plus tahu tempe, lalapan sayur, pukul 4 sore kudapan sore seperti lumpia sayur, kol rebus siomay, pukul 8 malam nasi merah, tempe tahu dan sayuran segar.
 
Bagaimana aku mempraktekkannya selama ini?
Jujur saja, praktek FCku sebagai pemula belum sempurna karena masih suka cheating (ah, my bad).  Tapi aku tengah berusaha konsisten. Karena memang berasa benar, bila badan sudah terbiasa melakukan pola makan FC, kemudian makan ngasal tanpa aturan (misalnya pati dan daging) badan jadi kurang enak, seperti berat,  tidak asyik. Apalagi kalau ditambah makan MSG, kepala pusing.

Salah satu alasanku mengapa suka pada FC,  membuatku :

Praktis mengolah sayur.   Dulu image makan sayur harus diolah berbagai cara macam-macam (contoh : sayur lodeh). Tidak praktis. Setelah tahu bahwa sayur segarlah yang bagus enzimnya bagi tubuh, aku mempermudah penyajian sayur. Tinggal beli sayur segar cuci bersih hidangkan. Fresh. Gampang, ya. Mau variasi, main dipengolahan bumbu sayur saja.

Praktis memilih menu. Kalau dulu akan sarapan pagi harus hompimpa atau rembukan untuk memilih menu. Pilihan sekarang sudah jelas, buah. Yang perlu kukeluarkan hanya sepasukan buah-buah segar.

Praktis Padu Padan Tanpa Galau. Makan di jam-jam waktu cerna dan penyerapan  menjadi lebih spesifik ; perpaduan daging-sayur atau pati-sayur. Habis perkara. Aku tidak lagi berada pada posisi kebanyakan pilihan, yang sering kujumpai terutama bila berada di sebuah acara-acara resepsi. Tidak ada lagi yang namanya campur aduk. Memasak daging juga tidak perlu yang sulit-sulit.  Seringkali aku memilih ikan-ikanan.

Singkat kata, bila diterapkan dengan benar, FC sebetulnya membuat hidup lebih mudah dan praktis.
Tantangannya yang terbesar adalah bila sekeliling kita masih punya kebiasaan makan tak berpola. Membuat godaan menjadi cukup besar. Harus tabah. Tapi bila sudah biasa, gampang, kok.

Apakah kamu sudah pernah mendengar atau mempraktekkan metode ini? Apa kendalamu?

Sources : Food Combining Itu Gampang, commons.wikimedia.org
Image : Dalibor Ogrizovic for FI

2 thoughts on “Sehat Praktis Food Combining

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *